Jun 152014
 

http://rumbaitv.com/halkomentar-167-profil-22-masjid-agung-annur-oleh-ismail-noer-661.html

http://salatiga-tc.com/halkomentar-142-sebelum-40.html

http://saranatour.com/halkomentar-142-28.html

http://saropi.com/berita-119-revisi-bab-2-pada-step-by-step-cms-mambo.html

http://sdi-hikparahyangan.com/halkomentar-141-pelatihan-etos-kerja-pt-bprs-hik-151.html

http://www.sekolahalam-algiva.com/halkomentar-142-mengejar-5.html

http://sengonagung.com/halkomentar-186-visualisasi-pola-kemitraan-ksu-sab-dengan-industri-oleh-media-elektronik-56.html

http://seputarmetro.com/halkomentar-1853-konsumsi-sabu-ketua-dpc-hanura-diciduk-108.html

http://sipil.upi.edu/jurnal/jurnal-71-.html

http://sisingamangarajaxii.com/berita-182-megawati-akan-bawa-jokowi-ke-sumut.html

http://site.fkip.unsyiah.ac.id/halkomentar-147-akil-tantang-dosen-ciptakan-491.html

http://sman3lumajang.sch.id/halkomentar-16-technical-meeting-festival-619.html

http://smansatu-margahayu.sch.id/halkomentar-156-223.html

http://smkbhaknus.orgfree.com/berita-115-soal-ukk-2013.html

http://smkcutnyadien.com/berita-13-hut-smk-cut-nya-dien-semarang.html

http://smkitsi.com/halkomentar-39-5.html#berita

http://smklugina.sch.id/halkomentar-18-pendaftaran-snmptn-293.html

http://smkmuallam.sch.id/halkomentar-167-soal-prediktif-dan-evaluatif-untuk-un-148.html

http://smkn1cianjur.sch.id/halkomentar-147-kegiatan-maulid-192.html

http://smkpenerbanganjogja.sch.id/halkomentar-164-164.html

http://smkpgri37jkt.sch.id/halkomentar-194-selamat-tahun-baru-334.html

http://smktiaralahat.sch.id/halkomentar-145-1692.html

http://smpalirsyadbwi.sch.id/halkomentar-17166-115.html

Jun 122012
 

Ternyata yang namanya beternak perkutut tidaklah sulit. Setidaknya hal inilah yang bisa di simpulkan jika membaca sebuah artikel di blog perkutut surabaya. Menurut artikel tersebut, berternak perkutut didalam sangkar gantung yang biasa di pakai untuk burung ocehan berukuran kecil (45cmx45cmx65cm) sudah bisa berproduksi dengan baik. Apalagi jika menggunakan kandang ternak yang lebih besar seperti halnya yang biasa di gunakan oleh peternak profesional.

Salah satu hal yang menyebabkan perkutut mudah untuk di ternak adalah karena mudahnya dan sangat cepatnya burung perkutut untuk beradaptasi terhadap lingkungan baru dan sangkar yang baru.

Perkutut juga tak mudah stress. MUngkin hal ini dikarenakan sudah hidup berdampingan dengan manusia selama puluhan tahun di peternakan.

Burung perkutut juga terkenal tidak mudah terserang penyakit, ketersediaan makanan yang mudah di dapat dan hemat biaya serta mudah perawatannya.

Apr 222010
 

Perkutut yang rajin berbunyi dan manggung dengan baik pada umumnya adalah yang jantan.di alam bebas, anggungan burung jantan diperdengarkan untuk memikat calon pasangan betinanya.

Jadi seyogyanya bakalan perkutut yang akan dipilih dan dipelihara sebagai burung penyanyi haruslah yang jantan. perbedaan kelamin jantan-betina pada perkutut muda, bisa diketahui dengan merabah supitnya (tulang yang terletak di bawah dubur dan di antara pangkal paha).caranya, tubuh burung dipegang dengan tangan kiri, lalu diraba tulang supitnya dengan telunjuk kanan atau ibu jari.kalau bagian supit itu terasa sempit dan keras, tak diragukan lagi, pasti burung jantan kalau terasa renggang dan empuk, pasti burung betina. selain itu bentuk kepala burung jantan umumnya agak besar, lonjong memanjang, dan betinanya kecil agak membulat.

Untuk mendapatkan calon penyanyi yang baik masih diperlukan sejumlah persyaratan, antara lain ciri-ciri berdasarkan katuranggan dan ciri mathi. umumnya bakalan perkutut belum berbunyi yang bisa diharapkan jadi burung penyanyi, tanda-tandanya sebagai berikut:

Kaki. sikap berdirinya sangat kokoh, mantap, dengan capit udang (tulang paha)kanan kiri merapat. jari kaki panjang. sisik kaki kasar, tersusun rapih di bawahdan pada sisik akhir ditutup dengan sebuah sisik besar. warna sisik agak kemerahan,kehitaman, pada telapak kaki bertitik putih.

Ekor. bulu ekor panjang dan mengumpul, makin ke ujung makin mengecil.tombol ekor alias brutu besar, tinggi meruncing dan mendongak ke depan.

Kepala. bentuk agak lonjong memanjang (oval melancip seperti buah pinang muda) matanya bersinar ceriah, terang (warna biru muda atau coklat muda), titik hitam pada bola mata besar, bening. paruh tebal, kukuh, tidak terlalu panjang. lubang hidungnya menonjol tinggi ke atas,lubang hidungnya yang lebar tertutup/terlindungi sayap hidung, bersih

Leher. bentuk leher panjang, bagus, tegak lurus dengan posisi kepala yang terangkat seperti dongaknya ular kobra. pangkal leher mengembang, yang merupakan kantong suara.

Badan. dada bidang, punggung agak bungkuk, dan warna lorek-lorek pada bulu badan lembut kulit ketiak lemas, tidak tegang. bulu sayap panjang.bulu sayap yang pertama besar-besar tiap sayap terdiri dari 21 sampai 25lembar bulu. perkutut yang sudah bunyi sayapnya nglengsreh. bodi badan singset.

Burung bakalan dengan tanda-tanda seperti di atas, besar harapannya menjadi burung yang rajin manggung nantinya, kalau betul-betul dirawat dengan baik.

Lebih bagus lagi kalau bakalan yang akan dibeli itu adalah burung yang telah cukup lama dipelihara orang, dan sudah berbunyi. karena yang paling tepat dalam memilih perkutut adalah dengan mendengarkan bunyi suaranya.

Feb 242010
 

Suara perkutut noklak itu artinya suara yg tiba tiba putus hilang dari irama sebelumnya…
Kira kira pas Perkutut manggung misal:
Klaauuu kee..tek..tekk..kung…. nah suara itu akan di ulang berirama terus menerus….
Nah ditengah kemudian suara tiba tiba Klauuuu ke tek…tekkkk trus kung nya ngga jelas atau berhenti…. nah itu noklak namanya.
Suara perkutut terdiri dari 3 angkatan
Depan = Klauu atau waw atau weo atau hur atau ker
Tengah = Ke atau kete atau te
ujung = koong atau kuk atau kur
secara keseluruhan [Perkutut bernyanyi adalah Klauu + kete + koong
secara berulang ulang.
Tiba tiba suara ujung berbunyi klak ( ngak enak didenger ) nah itulah yg disebut NOKLAK.
NOKLAK biasa dialami oleh semua burung perkutut yg sudah dewasa (beger ) dan kira kira terjadi pada usia diatas 1 Tahun dan berjenis kelamin jantan tidak menutup kemungkinan terjadi pada betina,tapi sangat kecil prosentasenya.
Jadi NOKLAK hal yg alami terjadi pada burung Perkutut